Monthly Archives: Mei 2018

Menyibak Hakikat Realitas dengan Wahyu dan Akal

Indra dan akal acap kali menemui jalan buntu dalam upayanya mengivestigasi hakikat realitas. Keduanya juga diyakini tidak mampu membuka jalan menuju kebahagiaan. Kelemahan tersebut mengantarkan pada pencarian sumber-sumber epistemologi lain. Manusia banyak berharap pada wahyu untuk dapat mengungkap berbagai misteri mendasar kehidupan ini karena wahyu menyatakan diri sebagai sumber alternatif tersebut. Para rasul mengumumkan kepada […]

Mengenal Karya Besar Para Sufi via “Warisan Agung Tasawuf”

Sejak beberapa tahun terakhir, tasawuf, yang disebut pula Sufisme atau ‘Irfan, telah digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Kegandrungan ini muncul pasca modernisme gagal dan tidak mampu menjawab serangkaian problema serta mengobati kegelisahan dan pencarian spiritual manusia. Sebagaimana diketahui, pencarian dan pemenuhan kebutuhan manusia terhadap sesuatu yang langgeng dalam dirinya merupakan suatu kodrat. Tasawuf adalah sumber kehidupan […]

Menjawab Polemik Tasybih dan Tanzih Ibn Arabi

Di tengah perdebatan seputar hubungan ontologis antara Tuhan dan alam, gagasan tasybih (penyerupaan al-Haqq dengan ciri-ciri yang dimiliki alam) dan tanzih(penafian keserupaan al-Haqq dari alam) telah menjadi dua istilah kunci sejak awal perkembangan ilmu kalam. Dalam merespon beberapa ayat al-Quran yang melekatkan Tuhan dengan gambaran semisal “tangan” Tuhan, “wajah” Tuhan, “kursi” Tuhan, dan lain-lain yang juga dimiliki ciptaan, di satu sisi, di […]

Teologi Baru atau Masalah-masalah Baru Teologi?

Setiap dispilin ilmu yang dimiliki dan dipelajari oleh umat manusia hari ini pada awalnya merupakan sebuah proposisi-proposisi terbatas dan secara gradual, pelbagai persoalan telah diimbuhkan padanya dan menjadi sebuah disiplin ilmu yang mandiri. Boleh jadi pada awalnya, subyek ilmu tidak menjadi jelas bagi mereka dan seiring dengan perjalanan waktu subyek dan predikat khusus serta tujuan […]

Problematika Ta’wil Sebagai Hermeneutika Timur dalam Pendekatan Karya Sastra

Dalam perkembangan ilmu-ilmu humaniora di Indonesia, khususnya ilmu sastra, hermeneutika dapat dikatakan sebagai pendekatan yang relatif baru. Kajian kesusastraan yang menerapkan pendekatan ini secara utuh pun masih belum banyak. Demikian pula dengan karya tulis (terutama buku) berbahasa Indonesia yang secara khusus mendiskusikan hermeneutika pun cukup sulit ditemui, kecuali terjemahan dari bahasa asing. Buku Hermeneutika Sastra […]